Free CV & Photo Review Winner: Ismi Kartika part 1

[Note: Review berikut ini dibagi ke dalam dua bagian karena informasi detail membuat panjang artikel mencapai 8 halaman. Di review bagian pertama, CV Ismi Kartika akan direview, sedangkan bagian kedua akan membahas mengenai foto, grooming, dan review pengalaman rekrutmen terakhirnya. Selamat membaca.]

Perkenalkan sebelumnya, nama aku Ismi Kartika Alfiani dan saat ini aku berumur 26 tahun. Mau sedikit cerita tentang pengalamanku selama mengikuti tahapan rekrutmen cabin crew. 

Aku memulai mengikuti recruitment pramugari saat berumur 18 tahun di Garuda Indonesia, disini benar-benar aku tidak menyiapkan apapun kecuali BMI dan latihan introduce dalam bahasa inggris (*Maklum baru lulus SMA dan belum tau apapun) dan disini aku gagal pada tahap fisik karena tinggi badanku kurang hanya 1 cm. 

Sedikit down dan aku menghentikan mimpiku dan pada sampai tahun 2018 setelah lulus kuliah dengan jurusan sastra inggris, aku memberanikan diri ikut kembali recruitment maskapai tapi bedanya yang aku ikuti saat ini maskapai international seperti Emirates. 

Selama hiatus dari recruitment maskapai aku banyak belajar tenang maskapai dan berharap recruitment ini bisa lolos, sedikit bocoran recruiternya sangat baik dan banyak senyum saat aku di wawancari. 

Mereka hanya menanyakan hal-hal basic seperti kegiatan apa yang sedang aku lakukan? Umur berapa aku saat ini?. Tapi Tuhan berkata lain aku belum lolos pada tahap awal yaitu drop CV, 2 sampai 3 berturut-turut aku mengikuti recruitment Emirates ini dan dengan pertanyaan yang sama dan gagal di tahap yang sama. 

Begitupun waktu aku mengikuti recruitment Qatar Airways tidak jauh beda seperti recruitment Emirates, karena aku gagal tapi aku tidak tahu gagal karena apa, mungkin ada beberapa point dalam diriku yang perlu dirubah atau mungkin aku terlalu grogi saat diwawancarai mereka. 

Lanjut di tahun 2019 aku mulai berpindah mencoba SQ disini memang aku gagal di tahap BMI karena mereka menginginkan semua cabin crew nya memiliki BMI yang sesuai mereka. To be honest, saat aku mendaftar SQ, BB ku 58kg dengan TB 160cm, tapi mereka tetap mau aku mengurangi 5kg lagi. 

Kemungkinan bila 2020, SQ aku membuka recruitment lagi aku akan mengikuti nya lagi, disamping aku sudah mengetaui kekuranganku dimana jadi aku lebih paham yang bagian apa yang harus aku perbaiki. Semoga jika tahun 2020 ini SQ membuka recruitment lagi, aku bisa bergabung bersama SQ team menjadi cabin crew. Ini pengalamanku saat pengikuti tahapan cabin crew. 

Memang belum sampai tahapan yg terdalam setidaknya aku bisa mencari tau dengan teman-teman kenalan ku saat recruitment-recruitment tersebut.

Terima kasih sudah mau membaca pengalamanku.

# # #

Hai, Ismi 🙂

Terima kasih sudah mau berbagi cerita pengalaman rekrutmen kamu dan juga berpartisipasi dalam Free CV & Photo Review ini. Sekarang saatnya kita bahas satu per satu ya, mulai dari dokumen kamu dan lanjut ke cerita rekrutmenmu.

CV Review

Kalau dilihat dari formatnya, sebetulnya tidak ada masalah dengan CV lama kamu. Namun konten di dalamnya yang kurang tepat sasaran. Isi yang tercantum di dalam CV harus disesuaikan dengan posisi yang kita lamar. 

Masukkan hal-hal yang penting dan keywords yang sesuai dengan posisi cabin crew agar rekruter yang melihat CV-mu tertarik untuk mengenalmu lebih jauh.

Sementara di CV lamamu, ada beberapa informasi yang tidak relevan untuk posisi cabin crew. Beberapa hal tersebut di antaranya adalah:

  • Tanggal lahir 

Rekruter tidak memerlukan tanggal lahir di CV. Biasanya mereka akan bertanya langsung berapa usiamu untuk memastikan apakah kamu sudah cukup umur untuk posisi tersebut atau tidak. 

Pada tahapan akhir rekrutmen, biasanya kandidat akan diminta untuk mengupload dokumen yang diminta dan mengisi data diri dengan lengkap. Jadi tidak perlu menuliskan tanggal lahir di CV ya. 

  • Alamat rumah

Ini juga tidak penting karena seandainya kamu terpilih untuk lanjut ke tahap berikutnya, maka kamu akan dihubungi melalui nomor telepon atau email.

  • Software skills

Cabin crew adalah frontliner yang bekerja di bidang service. Mereka tidak duduk di balik meja dan bekerja dengan PC desktop. Mencantumkan hal ini selain tidak relevan dengan posisi yang kamu lamar juga membuang ruang di CV-mu yang seharusnya bisa dipakai untuk menonjolkan kelebihanmu yang lain.

  • Hobby

Mencantumkan hobi di CV sudah tidak lagi fashionable. Selain karena hobi terkesan personal, rekruter juga tidak berminat mengetahuinya. Apalagi hobi yang dicantumkan pun tidak memberi nilai plus bagi pekerjaan sebagai cabin crew.

Dari penggalian informasi lebih lanjut, ternyata kamu memiliki pengalaman lain yang menurutku lebih keren untuk dicantumkan di CV. Contohnya seperti pengalamanmu menjadi information provider bagi pasien penderita kanker di rumah sakit. 

Ini menunjukkan bahwa kamu berjiwa sosial tinggi, memiliki compassion dan empathy. Perlu kamu ketahui, compassion dan empathy adalah dua soft skills yang sangat diperlukan dalam diri seorang cabin crew. 

Seorang cabin crew yang memiliki keduanya akan bisa menempatkan diri mereka di posisi orang lain dan mengantisipasi kebutuhan mereka bahkan sebelum diminta. 

This will drive you to provide service from the heart. To a passenger, it will give them that personal touch that they will always remember.

And when they have a nice inflight experience, they will keep on coming back to fly with the airline. This is a quality that airline recruiters are looking for.

Karena itulah, aku mencantumkan compassion dan empathy ke dalam CV kamu yang baru. Juga menulis ulang bagian Personal Background kamu supaya mendukung latar belakang dan kualitas dirimu supaya relevan dengan profesi cabin crew.

Silakan pelajari perbedaan CV barumu di email attachment dengan CV lama yang kamu kirimkan. What do you think about your new CV? 🙂

CV LAMA

CV BARU

[Bersambung ke part 2, nantikan artikel selanjutnya hanya di forumpramugari.com]

Review ini ditulis oleh Marintan Ompusunggu.

Marintan adalah pramugari yang bekerja di salah satu maskapai di Timur Tengah. Pengalaman dan observasi rekrutmen cabin crew yang dilakukan sejak tahun 2010 membuatnya mampu melihat dari sudut pandang rekruter. Di saat tidak bertugas, dia menulis artikel dan memberikan tips dan konsultasi seputar rekrutmen.

Ikuti tips rekrutmen selengkapnya dengan mengklik gambar berikut ini.

Use Facebook to Comment

comments

One comment to “Free CV & Photo Review Winner: Ismi Kartika part 1”
  1. Pingback: Free CV & Photo Review Winner: Ismi Kartika part 2 - Forum Pramugari

Leave a Reply

%d bloggers like this: