Hati-hati Posting Hashtag #Crewlife di Media Sosialmu

Diterima bekerja menjadi cabin crew (pramugari atau pramugara) memang suatu hal yang membanggakan. Tidak mudah untuk bersaing dengan ratusan atau ribuan orang dalam tahapan seleksi. Sering kali sebelum mendapatkan pekerjaan ini, seseorang harus mengalami kegagalan berkali-kali.

Makanya tidak heran bila banyak orang yang akhirnya posting selfie in uniform saat menjadi cabin crew.

Di akun media sosial para cabin crew yang memiliki banyak followers, crewfie (istilah yang lebih populer untuk selfie in uniform) biasanya menjadi foto yang paling banyak disukai dan dikomentari.

Salahkah Berfoto dalam Seragam?

Bisa ya, bisa tidak. Semuanya tergantung situasi dan kondisi. Berfoto dalam seragam rata-rata diperbolehkan oleh pihak maskapai selama pose dalam foto tersebut tidak provokatif dan tidak menjatuhkan citra maskapai.

Contoh crewfie yang baik dan menjaga citra maskapai (dok. @firaika)

Meski begitu, ada pula maskapai yang dengan tegas melarang crewnya untuk berfoto dalam seragam, apapun posenya.

Maskapai yang melarang cabin crewnya berfoto dalam seragam memiliki alasan tersendiri. Antara lain menjaga citra dan norma-norma yang berlaku di negara dan perusahaan tempat maskapai tersebut berbasis.

Perlu diingat bahwa sebagai cabin crew kita menjadi brand ambassador maskapai tempat kita bekerja.

Mungkin kita menilai bahwa foto kita dalam seragam tidak melanggar norma dan aturan kepantasan berfoto yang ada. Tapi tahukah bahwa keseluruhan isi postingan yang ada di media sosial juga turut menyumbang citra kita sebagai awak kabin maskapai tersebut?

Sebagai contoh, salah seorang crew dari sebuah maskapai domestik mendapatkan teguran keras dari perusahaan setelah dia kedapatan memposting foto-foto berseragam di akun instagramnya.

Sekilas tidak ada yang salah dengan foto-foto tersebut karena posenya terlihat baik-baik saja. Namun di postingan foto-foto yang lain terdapat pose nyaris telanjang yang dipajang dan bahkan kutipan-kutipan di foto bernada provokatif yang mengundang tanda tanya.

Di maskapai lain yang berbasis di Timur Tengah, seorang crew kehilangan pekerjaannya akibat memosting foto sedang kayang di kabin pesawat yang tampak kosong.

Ada pula seorang crew yang tampak menyempil di dalam overhead compartment sambil tersenyum yang ujungnya terkena surat peringatan akhir akibat foto tersebut. Satu saja kesalahan lainnya dia buat, perusahaan akan memecatnya.

Seorang crew di sebuah maskapai di Eropa dipecat karena membuat komentar rasis (yang menurutnya hanya bermaksud melucu) mengenai penumpang Afrika. Dan beberapa crew di sebuah maskapai di Timur Tengah dipecat karena ketahuan mengambil gambar tak pantas dalam balutan seragam.

Sebelum kita memutuskan untuk memposting suatu foto atau video di media sosial, ingat saja baik-baik bahwa ponsel masa kini memiliki fitur screenshot, share dan save.

Kita tidak pernah tahu siapa yang bisa melihat dan kemudian menyimpan, mengedit dan menyebarluaskan foto dan video tersebut ke media sosial lainnya. Atau lebih parah lagi, melaporkannya kepada perusahaan.

Jangan terlalu naif berpikir bahwa semua orang suka dengan postingan kita. Bisa jadi di antara likes dan komentar suka di update tersebut, ada yang diam-diam iri hati dan berniat menghancurkan karir penerbangan kita.

Kita Mudah Tergantikan

Adalah ironis ketika kita menyuruh penumpang mematikan ponsel mereka pada saat kita cabin check dan preparation for landing, tapi kita sendiri malah sibuk crewfie atau merekam video untuk update di snapchat dan instastory.

Ya, memang membanggakan bisa bekerja sebagai cabin crew. Memang tidak semua orang bisa menjadi cabin crew.

Tapi harus diingat, peminat pekerjaan ini sangat banyak, sehingga sangat mudah bagi maskapai untuk memecat cabin crew yang melanggar aturan tersebut. Karena kita mudah tergantikan.

Patah satu, tumbuh seribu. Pecat satu crew, besok sudah ada sepuluh yang baru.

*) This article is written by Marintan Ompusunggu

Use Facebook to Comment

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *