DFP: My Story of Qatar Airways Cabin Crew Selection

Been looking forward to reading this blog’s new post? Kali ini inbox FP menerima satu lagi surat dari pembaca yang berisi pengalamannya mengikuti seleksi cabin crew Qatar Airways. Pengalaman ini ditulis oleh seorang pembaca berinisial YZ. Hmm, seperti apa ceritanya? Yuk, kita simak berikut ini!

Dear FP,

Hari Minggu kemarin aku ikutan seleksi CB Qatar. Semua persiapan mendadak karena baru tau ada info hari Sabtu. Aku baru pertama kali ikutan seleksi pramugari. Perasaan tegang dan bingung jadi satu.

Pas hari H aku datang jam 08.50 WITA karena acara dimulai jam 09.00. Yang ikutan lumayan banyak, ada dari Jakarta, Surabaya, Sydney, Korea. Wah rasanya sudah minder sendiri karena pasti mereka Bahasa Inggrisnya lancar. Bahkan ada yang pramugari/ra GA, Lion, dll. Pertama para recruiter yang berasal dari Polland dan Thailand memberi presentasi tentang Qatar Airways. Setelah kira-kira 1 jam diberi waktu untuk bertanya. Perasaan minder-pun semakin menjadi-jadi karena mereka lancar ngomongnya. Tapi aku tetap PD dam terus berdoa. Jam 11 waktunya ngumpulin CV. Giliranku ngumpulin CV ke recruiter dari Thailand. Di hadapan recruiter aku disuruh introduce my self dan pengalaman kerja. Setelah itu semua calon CB disuruh menunggu. Sekitar jam 13.00 pengumuman yang lolos tahap selanjutnya ditempel dan alhamdulillah aku masuk untuk ikut tes selanjutnya.

Sekitar jam 13.30 kami mengambil no yang telah dipasang sesuai hasil dan mengikuti tes tulis. Tes tulis berisi tentang apa yang dipresentasikan tadi dan disuruh memberi jawaban atas pertanyaan yang mereka ajukan. Seperti ini pertanyaannya “What do you consider to be the bigest achievment in your live?”. Untung pertanyaan pilhan ganda aku bisa walaupun dikit. dan untuk pertanyaan satunya aku jawab aja singkat. Disamping mengerjakan soal, kita juga dipanggil satu per satu untuk arm reach yaitu 212 cm dan ditanya apa punya bekas luka atau tato. Setelah semua selesai sekitar 15 menit kami masuk ruangan lagi disebutin siapa yang lolos tahap selanjutnya. Alhamdulillah aku lolos lagi untuk grup diskusi.

Grup diskusi dibagi menjadi 2 team. Team A dan Team B. Aku masuk Team A yang total kira-kira 10-11 orang. Recruiter memberi persoalan”Apa yang akan dijual di Duty Free?”(pokoknya intinya gitu? 😀
Nah semua berdiskusi dan diberi waktu hanya 10 menit. 10 menit rasanya lama sekali dah. Nah para recruiter menyuruh 1 cowok dan 1 cewek untuk mereview apa yang sudah didiskusikan. Kok ya salah 1 recruiter memilih aku untuk mereview lagi dan memberi alasan kenapa memilih hasil dari diskusi. Kebetulan hasil diskusi kami tentang key chain.

Setelah semua team selesai, kami dipanggil masuk lagi dan diberi pengumuman siapa yang lolos. Alhamdulillah aku lolos lagi. Kami masuk ruangan lagi dan diberi paper work untuk mengisi form aplikasi dari Qatar Airways. Kami disuruh memilih waktu interview user yaitu hari Senin atau Selasa. Aku memilih hari Selasa jam 10.30 WITA.

Hari Selasa pun tiba dan aku sudah mempersiapkan semuanya walaupun ada yang ketinggalan. Aku sampai di tempat interview jam 10.00 WITA. Aku menunggu diluar karena peraturan tidak membolehkan kita mengetok pintu sebelum recruiter menyuruh masuk. Dan jam 10.15 aku disuruh masuk. Recruiter dari Thailand meminta form yang mereka kasih dan tampak kaget kenapa tidak ada berkas lampiran seperti ijasah dan copian passport. Aku bilang aja aku lupa bawa dan passport aku tidak punya, Tapi aku sudah bilang ke miss Polland kalo aku tidak punya passport dan mereka memahami. Sedang untuk ijasah mereka menyuruh kirim ke email saja. Mereka bertanya tentang biodata diri dan pengalaman kerja menghadapi miss/mr behavior yang which is galak atau gmn yang jelek dah. Setelah 15 menit lamanya akhirnya final interview selesai. Dan kira-kira disuruh menunggu sekitar 3 minggu.

Mohon doanya ya semua semoga aku diterima. Kalaupun tidak diterima mungkin belum rejeki saja.

Cerita yang menarik, YZ 🙂 Semoga kamu bisa sukses dan ceritamu bisa menginspirasi lebih banyak orang lagi, terutama pembaca blog ini yang masih mengejar cita-cita sebagai cabin crew. Really looking forward to hearing a good news from you soon 🙂

Use Facebook to Comment

comments

, ,
20 comments to “DFP: My Story of Qatar Airways Cabin Crew Selection”
  1. Klo ada bekas luka emang ga bolehyaaa???
    Aku ngincer singapore airlines heehe no scar adalah syarat mutlak yaa.. Buat jd flight attendant? Mohon info. Thx and good luck

    • kalau bekas lukanya tertutup sama busana yg kita pakai no problem kok. Kalo tetap masih ada yg kelihatan bisa dtutupi pakai concealer/foundation gitu deh 🙂
      aku jg ngincer SIA, semoga kita bisa masuk ya 😉

    • Dear Angela, untuk Singapore Airlines aku pernah melihat kandidat yang di kakinya ada tahi lalat dan bekas luka kecil (entah kena apa) tapi dia berhasil lolos. Memang nantinya akan ada skin check di tahap2 berikutnya, tapi dicoba saja. Jangan lupa pakai concealer atau krim penghilang luka supaya makin pede. Ini ga hanya berlaku untuk SQ saja tapi juga untuk airlines lainnya…

  2. SINGAPORE AIRLINES TIDAK BOLEH ADA TATTO, LUKA, JERAWAT… GOOD LUCK YA BUAT BESOK TANGGAL 10 DES YG IKUTAN N TELL ME GUYS YOUR RESULT 🙂

  3. wah thanks yah buat share,
    good luck,
    btw ada info yg ikut skitar brapa orang gk?
    perbandingan buat applicant cowo ama cewe banyak siapah y??
    soal ny kmaren tuh ikut interview cathay tuh ribuan orang (denger2 sh ada 4rb an kalo diakumulasi bbrapa hr interview)

    • @bar_tj: iya, untuk CX memang lebih banyak daripada SQ. Tapi bukan berarti nembus CX itu lebih mudah.. Dua2nya sama sulitnya.. Sayangnya, SQ untuk saat ini ga ngasih kesempatan buat male candidates dari Indonesia buat nyoba walk in interviewnya…

      • hi marintan,,
        yg qatar kamu ikut gak?
        katanya gak rame2 banget yah pas qatar?
        aku liad2 video youtube yg ttg recruitment FA emirates seru bngt,,
        sayang yah jarang ada open day di indonesia,,

  4. Wah makasih ya uda share pengalamannya,aq jg ada rencana mo ikut walk in interview Qatar Airways klo misalnya mrk ngadain lg di Ind. Jd pny bayangan akan berjln seperti apa nantinya.. Goodluck ya,smg lolos smp jd cabin crewnya Qatar Airways,smangat! °(^▿^)/°

  5. wah, berarti tahap interviewnya udah beda yah sekarang? terakhir ikutan open day Qatar di jakarta bulan Oktober, beda yang diceritain diatas.. kayaknya bener2 dipersingkat yah waktunya.. 😀

    btw GOOD LUCK yah, YZ! 🙂

    o iya, Marintan, sukses terus ya buat forumnya! tampilannya makin menarik!
    Thank u bgt udah ngebikin Forum ini, bener2 membantu buat para cabin crew wannabes, seperti saya! :p

    sukses buat Marintan in everything that u do! 🙂

    • @serena: iya, tahap interviewnya berbeda… entah karena memang baru ada perbedaan atau memang khusus recruitment di Bali prosesnya berbeda dengan yang di Jakarta..

      Anyway, thanks for noticing the changes of this blog. Tema dan backgroundnya aku ganti supaya lebih segar aja… kalau ada saran buat blog ini, silakan disampaikan ya.. jangan ragu2, pasti kuperhatikan… thanks 🙂

      • Surely! coz I always visit this blog 3 times a day, (just like taking pills) :p
        and by reading all ur posts, incl. the comments, I gained a very useful knowledge & information about how to be a cabin crew, and it helps me alot! 🙂

        keep up the good work!, we will always waiting for all your interesting posts! 😉

  6. haaayyy YZ..i’m kiky, group A, No 4..still u remember me? :D..

    boleh minta alamat email ato pin bb kmu ga..
    keep contact y darl 😉

  7. @bar_tj: nggak, aku untuk sementara waktu (mungkin 2 atau 3 tahun ke depan) ga akan ikut rekrutmen FA maskapai manapun. Saat ini aku fokus di kerjaan yg sekarang dulu, mungkin aku bisa ambil S2 sebelum jadi FA, siapa tau hehehehe~

    @Serena: hehehe, minum obat kebanyakan juga ga baik 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *